PENERIMAAN MAHASISWA BARU

Informasi Program

Informasi Program S1 Filsafat Agama Informasi Program S2 Teologi Kontekstual

Pendaftaran Online

Isilah dengan lengkap Formulir Biodata Pendaftaran Mahasiswa Baru. (Bukti Pembayaran ...

Unduh Brosur Pendaftaran

Formulir Pendaftaran Program S1 Filsafat Agama Formulir Pendaftaran Program S2 Teolog...

Pengumuman

 o Informasi Pendaftaran dan Seleksi Mahasiswa Baru Program Studi Sarjana (S1) Filsaf...

DUA MAHASISWA STFK LEDALERO MENJADI JURI LOMBA KOMUNITAS BACA SCALABRINIAN

06 November 2017 Mahasiswa

Komunitas baca Scalabrinian kembali menggelar lomba pada hari Jumat,5/11/2017 di Aula Rumah Filsafat Scalabrinian Maumere. Dalam lomba ini, diikuti oleh 13 komunitas baca yang diasuh oleh seminari tersebut yaitu komunitas baca Kei, Hoba, Nangalimang, Wolo Mbetan, Wairhubing, Sentrum, Misir, Nangahure, Nangarasong, Waturia, Kota Uneng, Wolmaget. Setiap lomba menunjukan kebolehannya di depan juri dan para penonton. Adapun mata lomba yang digelarkan antara lain, lomba Kuis Kitab Suci, Menceritakan Kembali Isi Buku, Vokal Group dan Dance Modern. Pater Yance selaku Pembina dan pengagas taman baca ini, dalam sambutannya mengatakan bahwa, minat baca terhadap anak harus dipupuki sejak dini. "Saya mengucapkan limpah terima kasih kepada semua orang tua, para relawan yang dengan caranya masing-masing setia mendampingi dan memotivasi anak-anak agar terlibat dalam kegiatan ini". Sedangkan Bapak Andreas Hugo Parera yang menjabat anggota DPR RI  dalam sambutannya menceritakan kembali pengalaman waktu masih di Seminari Lela. Waktu saya masih di seminari hal yang paling saya suka adalah membaca. Membaca buku apa saja. Memang saya hobby membaca. Sehingga waktu saya menyelesaikan S1, S2 dan S3 di Jerman, saya tidak mengalami kesulitan. "Dengan membaca kita mengetahui banyak hal. Mengetahui apa yang orang lain tidak tahu. Saya sangat yakin adik-adik semua memiliki massa depan yang bagus dengan membaca. Membaca banyak membantu kita untuk berbicara dengab baik dan menulis dengan baik" tangkasnya. Tamatan doktor Jerman ini mengatakan bahwa membaca itu harus dipupuki sejak kecil. Membaca itu ada dua cara, membaca lalu menulis dan membaca dengan menceritakan kembali apa yang kita baca." Katanya. Lomba ini dijuri oleh Fr Deni Galus SVD, Fr Iwan Dadus Pr dan Pater Rofinus Sumanto Cs, Lic. Dua dari juri di atas Deni dan Iwan adalah mahasiswa STFK Ledalero. Deni "saya sangat bangga dengan kemampuan anak-anak. Mereka begitu semangat dan antusias".  Dalam lomba ini dihadiri 400 ratusan anak-anak, para orang tua, simpatisan dan bapak/ibu guru dari masing komunitas baca.

WALDUS BUDIMAN/Fe.

seminari ledalero ristek dikti stfk logo part perpus cogito plti sumur yakup penerbit ritapiret kopertis8