PENERIMAAN MAHASISWA BARU

Informasi Program

Informasi Program S1 Filsafat Agama Informasi Program S2 Teologi Kontekstual

Pendaftaran Online

Isilah dengan lengkap Formulir Biodata Pendaftaran Mahasiswa Baru. (Bukti Pembayaran ...

Unduh Brosur Pendaftaran

Formulir Pendaftaran Program S1 Filsafat Agama Formulir Pendaftaran Program S2 Teolog...

Pengumuman

 o Informasi Pendaftaran dan Seleksi Mahasiswa Baru Program Studi Sarjana (S1) Filsaf...

SASTRA DAN PERJUANGAN KEMANUSIAAN (MAJALAH DINDING BAHASA INDONESIA EDISI II STFK LEDALERO)

04 November 2017 Mahasiswa

SUARA REDAKSI

Geliat dunia sastra Indonesia umumnya dan NTT khususnya mengalami perkembangan signifikan. Itu dibuktikan dengan lahirnya begitu banyak sastrawan/i muda yang sekaligus melahirkan banyak karya sastra dalam kehidupan bermasyarakat. Karya-karya mereka tersebar ke berbagai media massa, baik itu media cetak maupun media elektronik. Juga media internal sekolah atau kampus tertentu selalu diperkaya dengan pelbagai karya sastra yang dihasilkan oleh para sastrawan/i muda kita. Bahkan telah banyak yang membukukan segala hasil karya mereka dan sudah tersebar ke seluruh penjuru NTT dan Indonesia umumnya. Itulah perkembangan dunia sastra kita yang turut mewarnai perjalanan bangsa kita, Indonesia dan NTT khususnya. Kita harus bangga menjadi orang NTT atau Indonesia, karena dari antara kita lahir para sastrawan/i yang selalu mau ‘berbicara’ dan ‘ribut’ melalui karya sastra mereka. Lalu, pertanyaan ini muncul: Sastra itu lahir dari mana atau para pengarang itu termotivasi oleh apa? Dan untuk apa sebenarnya mereka bersastra?

Secara sederhana, sastra lahir dari keprihatinan para creator/pengarang atas situasi bangsa yang semakin ngawur. Bangsa yang tidak lagi berjalan dan berproses pada koridor yang sebenarnya. Atau singkatnya ia (sastra) berangkat dari realitas dunia, teristimewa realitas yang tidak diharapkan sebelumnya tetapi sudah terjadi. Para sastrawan/i mau bersuara dan mengisahkan apa yang sedang terjadi dengan cara mereka yang khas. Di samping bersuara dan mengisahakan apa yang menjadi keprihatinan bersama para sastrawan/i juga serentak mengusulkan sesuatu yang baru, sesuatu yang pro kepada kehidupan dan kemanusiaan. Pada aras ini, dapat dikatakan bahwa melalui sastra para sastrawan/i, kita mau berjuang untuk mempertahankan sebuah kehidupan bersama yang baik serentak memperjuangkan kemanusiaan yang baik pula.

Bertalian dengan itu, maka kami dari unit St. Mikhael konvik Ledalero, hadir di hadapan Anda sekalian melalui tulisan-tulisan sederhana yang bertemakan: SASTRA DAN PERJUANGAN KEMANUSIAAN.

Selamat Membaca.

seminari ledalero ristek dikti stfk logo part perpus cogito plti sumur yakup penerbit ritapiret kopertis8