PENERIMAAN MAHASISWA BARU

Informasi Program

Informasi Program S1 Filsafat Agama Informasi Program S2 Teologi Kontekstual

Pendaftaran Online

Isilah dengan lengkap Formulir Biodata Pendaftaran Mahasiswa Baru. (Bukti Pembayaran ...

Unduh Brosur Pendaftaran

Formulir Pendaftaran Program S1 Filsafat Agama Formulir Pendaftaran Program S2 Teolog...

Pengumuman

 o Informasi Pendaftaran dan Seleksi Mahasiswa Baru Program Studi Sarjana (S1) Filsaf...

SAYEMBARA NASIONAL PENULISAN ARTIKEL ILMIAH SEKOLAH TINGGI FILSAFAT KATOLIK LEDALERO

08 March 2019 Mahasiswa

PANITIA PESTA EMAS STFK LEDALERO

1969 - 2019

Ledalero - Maumere 86152 - Flores - NTT

No.Telp/Fax :(0382) 242 6535, Email: stfkledalero@yahoo.com,Web: stfkledalero.ac.id


 SAYEMBARA NASIONAL PENULISAN ARTIKEL ILMIAH

SEKOLAH TINGGI FILSAFAT KATOLIK LEDALERO

 

Sejak kelahirannya di bumi Yunani ribuan tahun silam, filsafat telah dikenal sebagai bidang kajian yang identik dengan pencarian akan kebenaran atau kebijaksanaan. Berdasarkan asal katanya, filsafat berarti cinta (philia) dan kebijaksanaan (sophia). Filsafat dengan demikian merupakan sebuah ikhtiar mencari kebenaran atau sebuah usaha untuk mendekati kebenaran dan kebijaksanaan. Segala ilmu yang sekarang berkembang dengan berbagai cabang rantingnya semuanya bermuara pada mencari pemahaman yang benar akan suatu hal. Ikhtiar akan pencapaian kebenaran, dengan demikian menjadi telos dari seluruh ilmu. Inilah yang membuat filsafat pada masa jayanya pernah dijuluki sebagai ibu segala ilmu (mater scientiarum). Selain itu, gelar ibunda segala ilmu pengetahuan diberikan juga karena segala bibit pertanyaan mengenai alam, dunia, manusia dan Tuhan muncul pertama-tama dari pergulatan filsafat.

Perkembangan filsafat dalam kehidupan manusia berjalan penuh dinamika. Pada abad-abad terakhir, dengan maraknya spesialisasi ilmu pengetahuan, filsafat bergeser perannya. Sebagaimana ditulis oleh Ignas Kleden (2009), anak-anak yang pernah dikandung dan dilahirkan oleh filsafat telah bertumbuh menjadi dewasa dan mandiri. Ilmu pengetahuan telah merasa bebas merdeka dari ketergantungan kepada filsafat dan sudah sibuk dengan pengkajian dan penelitiannya sendiri. Filsafat pun seolah tersisihkan dari panggung ilmu pengetahuan global.

Meskipun demikian, filsafat sejatinya tetap diperlukan dan masih relevan dengan tuntutan zaman. Filsafat, sebagaimana diulas oleh Otto Gusti (2018), tetap relevan sebagai sebuah metode berpikir kritis dan mandiri. Tantangan dan perubahan zaman hanya dapat dihadapi secara kreatif oleh seorang pribadi yang mandiri, kritis, dan terbuka terhadap peluang-peluang baru. Di sini filsafat dapat memberikan kontribusi yang berarti. Dengan demkian, filsafat tetap diperlukan sebagai sarana untuk mencapai kebenaran yang holistik, yang konkret sekaligus real, yang membuat manusia lebih dekat kepada kebenaran dan kebijaksanaan.

Sebagai salah satu lembaga yang memberikan perhatian khusus kepada filsafat, STFK Ledalero tetap kukuh mengedepankan filsafat sebagai ilmu maupun sebagai pandangan hidup bagi para pelajar yang datang ke pangkuannya. Sudah 50 tahun, filsafat di Ledalero dijabarkan dengan pelbagai variasi. Selain menjadi bidang kajian yang independen, ilmu-ilmu filsafat di Ledalero juga didialogkan dengan pelbagai ilmu lain seperti teologi, kitab suci, humaniora dan sastra. Dialog ini diharapkan dapat memberikan para penghuni bukit sandar matahari (Ledalero) keterbukaan wawasan dan sikap kepada kebenaran dan kebijaksanaan yang ditawarkan dalam kehidupan konret.

Kini, STFK Ledalero hendak merayakan emas keberadaannya di bumi pertiwi. Dalam rangka menyemarakkan pesta emas STFK Ledalero, Panitia Pesta Emas melalui Sie Publikasi Pesta Emas bersama dengan Jurnal Mahasiswa Akademika STFK Ledalero menyelenggarakan perlombaan menulis artikel ilmiah yang terbuka bagi semua kalangan. Semua tulisan yang diikutsertakan dalam perlombaan kali ini mengusung tema besar “MENGENDUS KEBENARAN, MERAIH KEBIJAKSANAAN” yang merupakan terjemahan bebas dari moto STFK Ledalero dalam bahasa Latin: Diligite Lumen Sapientiae.

Perlu ditekankan bahwa tema ini merupakan sebuah tema umum dan luas yang memberikan ruang besar bagi para penulis untuk menginterpretasikannya sesuai dengan bidang kajian atau keilmuan masing-masing. Ikhtiar mencapai kebenaran dan meraih kebijaksanaan bukan monopoli filsafat semata. Oleh karena itu, tema ini bisa didekati dari bidang apa saja entah itu filsafat, politik, ilmu-ilmu eksata maupun ilmu-ilmu humaniora. Namun, demi kejelasan pengulasan tema dan perspektif yang dapat dipilih, panitia memberikan lima alternatif berikut.

1) Bidang filsafat sebagai ikhtiar mencari kebijaksanaan dan meraih kebenaran. Di sini, para penulis dipersilakan untuk membahas ikhtiar para filsuf dalam menemukan kebenaran dalam konteks pembicaraan mereka masing-masing ataupun usaha pelbagai aliran-aliran pemikiran dalam filsafat dalam diskursus menggapai kebenaran dan meraih kebijaksanaan. Seluruh pembahasan itu hendaknya diakhiri dengan upaya kontekstualisasi dan relevansi setiap ajaran filosofis dengan situasi terkini.

2) Bidang Teologi. Pada suatu masa, filsafat diidentikkan sebagai pelayan teologi. Superioritas teologi kini hanya menjadi nostalgia zaman skolastik. Namun, ulasan-ulasan dari ranah teologi bisa menjadi salah satu sarana untuk mendapatkan aneka kebenaran dan kebijaksanaan teologis. Ulasan-ulasan itu bisa disesuaikan dengan bidang kajian teologi yang dipilih entah itu teologi biblis, teologi dogmatik, teologi pembebasan dan berbagai aliran teologi lain. Para penulis juga bisa membahas pemikiran para teolog itu sendiri.

3) Sisi sejarah dan budaya. Pada bidang kajian ini, para penulis dapat mengulas pelbagai macam kebenaran dan kebijaksanaan yang bisa diperoleh dari pembukaan lembaran-lembaran sejarah dan budaya, terutama budaya-budaya lokal.

4) Sastra dan human sciences. Ulasan mengenai pencarian kebijaksanaan bisa pula ditilik melalui bidang sastra dan human sciences. Sejak awal, sastra dan human sciences telah dikenal sebagai bidang kajian yang mengedepankan sisi tilik kemanusiaan. Perspektif kemanusiaan dapat memberi banyak pencerahan soal bagaimana kebenaran itu bisa diraih dan kebijaksanaan itu dapat diperoleh.

 

Keempat bidang kajian ini merupakan panduan untuk menulis bagi para penulis. Para penulis dapat tetap menulis sesuai bidang kajian yang digarapnya. Intinya, tulisan-tulisan itu tetap mempunyai kesesuaian dengan tema yang telah ditentukan oleh panitia. Di samping itu, ada beberapa ketentuan naskah dan beberapa informasi teknis yang perlu diperhatikan oleh para penulis.

Unduh Selengkapnya

 

Contact Person

WhatsApp/SMS ke 081286517130 atas nama Sefri Juhani

email: stfkledalero@yahoo.com, website: stfkledalero.ac.id

 

Mengetahui

Ketua STFK Ledalero                                                                        Ketua Panitia Sayembara

Dr. Otto Gusti Madung                                                                          Dr. Felix Baghi

 

 

alberta kanada2 cogito penerbit ristek dikti sinta kover ritapiret PDDIKTI jurnal JL ristek dikti verbum svd