PENERIMAAN MAHASISWA BARU

Informasi Program

Informasi Program S1 Filsafat Agama Informasi Program S2 Teologi Kontekstual

Pendaftaran Online

Isilah dengan lengkap Formulir Biodata Pendaftaran Mahasiswa Baru. (Bukti Pembayaran ...

Unduh Brosur Pendaftaran

Formulir Pendaftaran Program S1 Filsafat Agama Formulir Pendaftaran Program S2 Teolog...

Pengumuman

 o Informasi Pendaftaran dan Seleksi Mahasiswa Baru Program Studi Sarjana (S1) Filsaf...

SENAT MAHASISWA STFK LEDALERO HADIRI DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI SIKKA 2018

01 June 2018 Mahasiswa

debat paslon 3Jumad 1 Juni 2018, Senat Mahasiswa STFK Ledalero hadir menyaksikan debat publik pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Sikka 2018 yang diselenggarakan oleh KPUD Sikka bertempat di Auditorium Sikka Convention Centre Maumere. Debat publik Pilkada Sikka kali ini dipandu oleh presenter dari Metro TV, Widya Saputra. Sementara pertanyaan yang diajukan kepada para pasangan calon disusun oleh tiga akademisi yang berasal dari universitas dan sekolah tinggi yang berada di wilayah Kabupaten Sikka yakni, Dr.Gery Gobang, S.Fil, MA, dari Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Pater Hubert Thomas Hasulie, MA, dari STFK Ledalero, dan Fadil Mas'ud, S. Sos, M. Hum, dari IKIP Muhammadyah-Maumere.

Hadir dalam debat publik kali ini adalah para tamu undangan dari berbagai kalangan dan juga para pendukung dari masing-masing pasangan calon. Meskipun ruangan tempat berlangsungnya acara debat kali ini cukup terbatas hanya beberapa tamu undangan saja, tetapi antusiasme masyarakat dan pendukung ketiga Paslon cukup tinggi dengan hadir mengikutinya dari luar gedung SCC. Dari pihak Senat Mahasiswa STFK Ledalero yang turut menyaksikan secara langsung acara debat kali ini adalah 25 orang Mahasiswa. Meskipun adanya pembatasan bagi yang hadir menyaksikannya secara langsung dari dalam gedung SCC yaitu hanya satu orang, para Mahasiswa dari STFK Ledalero ini tetap antusias dalam menyaksikan debat Paslon dari luar gedung bersama dengan masyarakat dan para pendukung dari ketiga Paslon.debat paslon 12

Dalam sambutannya yang sekaligus membuka seluruh rangkaian acara debat ini, Ketua KPUD Sikka Vivano Bogar, mengungkapkan bahwa moment debat Pilkada Sikka kali ini sengaja diselenggarakan pada tanggal 1 Juni yang juga bertepatan dengan hari lahirnya Pancasila. Hal ini dimaksudkan untuk mengingatkan para calon pemimpin dan seluruh masyarakat Sikka yang juga adalah insan Pancasila agar tetap menjaga dan mewarisi nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian perbedaan pilihan politik tidak menjadi hal yang mengarah kepada perpecahan. Vivano Bogar Juga menegaskan bahwa, debat Pilkada Sikka ini dibuat dengan tujuan agar masyarakat Sikka semakin mengenali figur dan program kerja dari ketiga pasangan calon dan menjadikannya sebagai referensi dalam menentukan pilihan politiknya pada tanggal 27 Juni 2018 nanti. 

            Pada sesi pertama debat ini, ketiga pasangan calon yakni Pasangan Nomor Urut 1 Aleksander Longginus dan Fransiskus Stephanus Say, Pasangan Calon Nomor Urut 2 Fransiskus Roberto Diogo dan Romanus Woga dan Pasangan Calon Nomor Urut 3 Yoseph Ansar Rera dan Rafael Raga, diminta untuk memaparkan visi-misi dan program kerja masing-masing. Pasangan Aleks-Stef mengusung visi “berjuang meraih masa depan dengan gembira menuju Sikka hebat 2023”, dengan misinya adalah peningkatan kualiats umum masyarakat, peningkatan kualitas infrastruktur, peningkatan situai keamanan masyarakat yang kondusif, penerapan prinsip-prinsip good governance, peningkatan pelayanan publik dan peningkatan kehidupan yang kondusif. Semetara untuk program kerja, Paket Aleks-Stef mengusung 22 program kerja yang dipadatkan menjadi empat yakni, Sikka cukup kerja, Sikka sehat dan terdidik, Sikka terhubung dan Sikka cukup air.

             Sementara Paket ROMA mengwali penyampaian visi-misi dan program kerjanya dengan melantunkan sebuah pantun. Visi yang diusung oleh paket No.2 ini adalah “semakin terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat Kabupaten Sikka secara adil merata dan memadai.” Ada enam misi yang diusung yakni, pengembangan kualitas SDM dengan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat, memaksimalkan infrastrukutr dasar air, listrik, jalan dan signal,  mengembangkan dan menata kawasan baru demi pertumbuhan daerah-daerah baru, menjadikan Sikka sebagai pusat perdagangan agoindustri, pariwisata dan jasa. Pasangan calon nomor urut dua ini tidak dapat menyelesaikan pemaparan misi dan program kerjanya karena kehabisan waktu.debat paslon 5

             Sementara pasangan calon No.3 Asar-Raga mengusung visi “satu Sikka yang mandiri dan sejahtera.” Misi dari Paslon No.3 ini yakni, meningkatkan dan mewujudkan Sikka yang aman dan kondusif, mengembangkan potensi yang dimiliki masyarakat Sikka, mengembangkan SDM, dan menata tata kelola birokrasi. Sementara program kerja yang diusung adalah pengembangan infrastuktur sosial-ekonomi; peningkatan jalan poros kecamatan, litas desa dan membuka isolasi; membangun dan menata drainase kota; pengembangan pusat perdagangan dan institusi bahan baku pertanian; membangun lima ribu rumah layak huni dengan alokasi dana 25 juta per rumah; meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi kelompok koperasi dan UKM; pengembangan institusi industri pengelolaan komoditi kakao, kelapa dan hasil kelautan perikanan serta hasil karya tenun ikat; pengembangan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas; mengangkat  2 ribu tenaga kontrak guru honor dan tenaga kesehatan menjadi pegawai pemerintahan; memperdayakan sekolah berbasiskan asrama; pengembangan pariwisata; percepatan pertumbuhan perekonomian daerah berbasiskan sektor unggulan berupa peningkatan kualitas tenaga kerja terutama revolusi pertanian dan yang paling terakhir adalah menata birokrasi dengan meningkatkan kualitas kerja aparat birokrasi. 

            Pada sesi selanjutnya adalah pasangan calon diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan yang telah disusun oleh tim pakar. Waktu yang diberikan untuk menjawab pertanyaan bagi masing-masing pasangan calon adalah tiga menit. Terlihat ketiga pasangan calon berusaha untuk meyakinkan publik dengan menjawabi semua pertanyaan yang diajukan tim panelis. Sesi yang paling menegangkan untuk debat kali ini adalah ketika pasangan calon diberi kesempatan untuk menanggapi jawaban dari pasangan calon lain berdasarkan pertanyaan yang diundi. Namun pada awal sesi ini kelihatannya dingin karena para pasangan calon justru tidak menanggapi jawaban yang diberikan oleh Paslon lainnya, melainkan lebih fokus untuk mengajukan jawaban alternatif berdasarkan visi-misi yang diusung. Debat kembali terlihat hangat ketika moderator kembali mengingatkan ketiga Paslon untuk leih mengarahkan perhatiannya pada tanggapan terhadap jawaban yang diberikan oleh Paslon lainnya.

            Hal yang menarik dari debat Paslon ini juga adalah bahwa ketika diajukan pertanyaan seputar persoalan kemanusiaan terutama masalah perdagangan manusia, keprihatinan terhadap para penyandang cacat dan masalah penanganan korban bencana alam, ketiga pasangan calon ini bersepakat untuk memperhatikan persoalan-persoalan ini secara serius ke depannya.

debat paslon 4Dalam debat  Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sikka ini juga diwarnai dengan yel-yel yang kreatif dan menarik dari para pendukung ketiga pasangan calon. Selain yel-yel, acara debat kali ini juga dihibur dengan lantunan lagu-lagu yang indah dari siswa/i SMAK St. Jhon Paul II Maumere.

            Debat pasangan calon bupati dan wakil bupati Sikka ini ditutup dengan pernyataan penutup dari masing-masing pasangan calon yang mengajak dan meyakinkan masyarakat Sikka untuk memilih mereka dalam hari pencoblosan pada tanggal 27 Juni nanti.

Penulis: Patris Haryono

Galeri 
seminari ledalero ristek dikti alberta kanada2 perpus cogito plti sinta kover penerbit ritapiret kopertis8